Polisiana.com
News Update
Loading...

Nasional

[Nasional][recentbylabel]

Polisi Inspiratif

[Polisi Inspiratif][recentbylabel]

31.7.26

Wakapolresta Balikpapan: Tidak Ada Kompromi bagi Pelaku Kejahatan Narkotika

Wakapolresta Balikpapan: Tidak Ada Kompromi bagi Pelaku Kejahatan Narkotika

BALIKPAPAN – Polresta Balikpapan menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Balikpapan. Penegasan tersebut disampaikan Wakapolresta Balikpapan, AKBP Fauzan Arianto, saat menyampaikan konferensi pers mewakili Kapolresta Balikpapan usai pelaksanaan Operasi Antik Mahakam 2026, Jumat (31/7/2026) siang.

Dalam keterangannya, Wakapolresta menyampaikan peringatan keras kepada seluruh pelaku peredaran gelap narkotika agar tidak menjadikan Kota Balikpapan sebagai lokasi menjalankan aktivitas ilegal tersebut.

"Kami memberikan peringatan keras kepada seluruh pengedar, bandar, maupun jaringan peredaran narkotika. Jangan pernah menjadikan Kota Balikpapan sebagai tempat peredaran narkoba. Polresta Balikpapan akan mengejar, menangkap, dan memproses hukum siapa pun tanpa pandang bulu. Tidak ada ruang dan tidak ada kompromi bagi pelaku kejahatan narkotika," tegas AKBP Fauzan Arianto.

Selain menindak tegas para pelaku, Polresta Balikpapan juga mengajak para pengguna narkotika untuk segera menghentikan penyalahgunaan dan memanfaatkan program rehabilitasi yang telah disediakan pemerintah.

Menurutnya, rehabilitasi merupakan langkah penting untuk memulihkan para korban penyalahgunaan narkotika sekaligus memberikan kesempatan memperbaiki masa depan.

"Kepada para pengguna narkoba, kami mengimbau agar segera menghentikan penyalahgunaan dan memanfaatkan program rehabilitasi. Jangan biarkan masa depan hancur karena narkoba. Masih ada kesempatan untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta juga mengingatkan para pengelola tempat hiburan malam, pelaku usaha, maupun pihak yang mengelola lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat peredaran narkotika agar tidak memberikan ruang terhadap aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Ia menegaskan, Polresta Balikpapan tidak akan ragu mengambil langkah hukum apabila ditemukan adanya keterlibatan, pembiaran, ataupun fasilitasi terhadap tindak pidana narkotika.

"Kami mengingatkan seluruh pengelola tempat hiburan malam, tempat usaha, maupun lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat peredaran narkotika. Apabila ditemukan adanya keterlibatan, pembiaran, atau fasilitasi terhadap peredaran narkotika, maka akan dilakukan penindakan hukum secara tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.

AKBP Fauzan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perang terhadap narkoba sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, peran keluarga, lingkungan, dan masyarakat sangat menentukan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, para orang tua, dan generasi muda untuk menjadikan narkoba sebagai musuh bersama. Bangun lingkungan keluarga yang kuat, pilih pergaulan yang positif, dan isi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Masa depan bangsa berada di tangan generasi yang sehat, berkarakter, dan bebas dari narkoba," ungkapnya.

Menutup keterangannya, Wakapolresta menegaskan bahwa Polresta Balikpapan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum, pencegahan, dan edukasi guna menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman peredaran gelap narkotika.

"Kami, Polresta Balikpapan, akan terus hadir bersama masyarakat dalam menjaga Kota Balikpapan agar tetap aman, nyaman, dan bebas dari peredaran gelap narkotika," pungkas AKBP Fauzan Arianto.

Operasi Antik Mahakam 2026, Polresta Balikpapan Ungkap 47 Kasus Narkoba dan Amankan 54 Tersangka

Operasi Antik Mahakam 2026, Polresta Balikpapan Ungkap 47 Kasus Narkoba dan Amankan 54 Tersangka

BALIKPAPAN, Polresta Balikpapan menggelar konferensi pers hasil Operasi Antik Mahakam 2026 di lobi Mapolresta, padaJumat (31/7/2026) siang.

Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolresta Balikpapan, AKBP Fauzan Arianto dengan didampingi Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan, AKP Firman Ernanto dan Kasihumas Polresta Balikpapan, IPDA Sangidun.

Mengawali keterangan, Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto mewakili Kapolresta Balikpapan mengatakan bahwa pemberantasan narkotika merupakan salah satu program prioritas nasional yang menjadi perhatian pemerintah serta seluruh jajaran Polri.

"Pemberantasan narkotika merupakan salah satu program prioritas nasional yang menjadi atensi dan perintah langsung Bapak Presiden Republik Indonesia. Hal ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan penegakan hukum yang tegas, melindungi generasi muda, serta menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat," tegasnya.

Wakapolresta menambahkan tak hanya atensi dari Presiden Prabowo, pemberantasan narkoba juga menjadi penekanan Kapolri dan Kapolda Kalimantan Timur, agar Polri hadir secara nyata dalam memerangi peredaran gelap narkotika melalui penegakan hukum yang tegas, pencegahan yang masif, serta rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika. 

"Bapak Kapolresta Balikpapan beserta seluruh jajaran berkomitmen melaksanakan arahan tersebut secara konsisten dan tanpa kompromi," tambahnya lagi.

Selama pelaksanaan Operasi Antik Mahakam 2026 yang berlangsung selama 20 hari, mulai 10 hingga 30 Juli 2026 tersebut, Polresta Balikpapan berhasil berhasil mengungkap 47 laporan polisi dengan 54 tersangka laki-laki yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

"Selain mengamankan para tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa sabu dengan total berat 205,51 gram bruto," tegas Wakapolresta.

Wakapolresta menyebut dari hasil pengungkapan tersebut, nilai ekonomis barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp308.265.000. Lebih dari itu, Polresta Balikpapan memperkirakan keberhasilan tersebut telah menyelamatkan sekitar 2.055 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

"Setiap gram narkotika yang berhasil kami sita bukan sekadar menjadi barang bukti, tetapi merupakan bukti nyata bahwa Polresta Balikpapan telah menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman kerusakan masa depan akibat narkoba," tegas Wakapolresta.

Wakapolresta juga menjelaskan, selain penindakan hukum, Polresta Balikpapan juga mengedepankan upaya pencegahan melalui berbagai kegiatan preemtif dan preventif.

"Kami tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga melaksanakan sosialisasi dan edukasi di sekolah-sekolah, bersilaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh adat. Kami juga meningkatkan kegiatan preventif melalui razia kepolisian yang ditingkatkan (UKL) serta mendukung program rehabilitasi dengan mengaktifkan kembali IPWL melalui rehabilitasi terhadap satu korban penyalahgunaan narkotika," jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dicapai hanya oleh Polri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari BNN, TNI, pemerintah daerah, kejaksaan, pengadilan, dinas kesehatan, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.

"Narkotika adalah musuh kita bersama. Karena itu, perang melawan narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi terkait penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika melalui layanan Call Center 110. Setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam upaya penindakan dan penyelamatan masyarakat," pungkas Wakapolresta.

26.7.26

Gas di Sirkuit, Bukan di Jalan! Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026 Resmi Dibuka di Samarinda dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Gas di Sirkuit, Bukan di Jalan! Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026 Resmi Dibuka di Samarinda dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

SAMARINDA - Open Drag Bike Akpol 1990 Dhira Brata Cup Championship 2026 resmi dibuka pada Sabtu (25/7/2026) di Lapangan Ex Bandara Temindung, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Juli 2026, diikuti 506 pembalap dari berbagai daerah dengan mempertandingkan 32 kelas balap, mulai dari kelas utama, supporting, Sunmori Open, kelas lokal Kalimantan Timur, lokal Samarinda-Kutai Kartanegara, hingga kelas Harley dan moge.

Ketua Ikatan Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 Dhira Brata yang juga menjabat sebagai Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyampaikan sambutan melalui tayangan video dari lokasi berbeda karena tengah melaksanakan agenda kedinasan. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat atas terselenggaranya Open Drag Bike Akpol 1990 Dhira Brata Cup Championship 2026 dan menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi otomotif, tetapi juga sarana membangun budaya keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi generasi muda.

“Acara ini tidak hanya menjadi wadah inovatif untuk menguji kemampuan dan memperkuat kolaborasi otomotif nasional, namun juga berperan strategis dalam mengedukasi masyarakat serta generasi muda untuk menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dan mewujudkan budaya berkendara yang aman di Indonesia,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Ia menegaskan bahwa semangat balap harus diwujudkan di arena yang tepat, bukan di jalan raya. Karena itu, Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship dihadirkan sebagai wadah resmi yang aman, terukur, dan memenuhi standar keselamatan sehingga generasi muda memiliki ruang positif untuk menyalurkan hobi dan adrenalin tanpa harus melakukan balap liar.

“Generasi muda diharapkan memperoleh sarana yang tepat untuk menyalurkan hobi dan adrenalin berkendara secara positif, tanpa melalui aksi balap liar di jalan umum yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” lanjutnya.

Ajang ini menjadi wadah resmi bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan hobi, mengasah kemampuan, sekaligus berkompetisi secara aman, sportif, dan sesuai standar keselamatan. Sebanyak 32 kelas dipertandingkan untuk mengakomodasi berbagai kategori pembalap, mulai dari kelas utama hingga kelas lokal dan Harley maupun moge.

Kegiatan pembukaan dihadiri Komjen Pol. (Purn.) Drs. M.H. Ritonga, M.Si., Irjen Pol. (Purn.) Iman Prijantoro, S.H., Irjen Pol. (Purn.) Mashudi, S.I.K., S.H., M.Hum., Brigjen Pol. (Purn.) Rudi Hartono, S.H., S.I.K., Wakil Gubernur Kalimantan Timur Ir. Seno Aji, M.Si., Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusuma, S.H., M.Han., Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendry Umar, S.H., S.I.K., M.H., Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol. Ahmad Yanuari Insan, Ketua IMI Provinsi Kalimantan Timur Narto Bulang, Ketua IMI Samarinda H. Syahrial Saraping, serta unsur pemerintah daerah dan komunitas otomotif.

Komjen Pol. Dedi Prasetyo berharap Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship dapat terus menjadi agenda tahunan yang melahirkan pembalap-pembalap berprestasi sekaligus memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas di Indonesia.

Hari ini, suasana dipastikan akan semakin semarak karena memasuki babak final dan perebutan gelar juara di berbagai kelas. Para pembalap terbaik akan kembali turun ke lintasan untuk menentukan siapa yang paling cepat, paling konsisten, dan paling layak menyandang gelar juara Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026.

“Gas di sirkuit, tertib di jalan.” Pesan tersebut menjadi semangat utama kejuaraan ini, bahwa kecepatan memiliki tempatnya sendiri, sedangkan jalan raya adalah ruang bersama yang harus dijaga demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

23.7.26

Inilah Momen Wakapolresta Balikpapan Kumandangkan Adzan di Telinga Bayi Terlantar

Inilah Momen Wakapolresta Balikpapan Kumandangkan Adzan di Telinga Bayi Terlantar

BALIKPAPAN - Momen haru mewarnai kunjungan Wakapolresta Balikpapan, AKBP Fauzan Arianto ke RSUD Beriman, Kamis (23/7/2026) siang.

Di sela memastikan kondisi kesehatan bayi perempuan yang ditemukan warga beberapa waktu lalu, AKBP Fauzan Arianto mengumandangkan adzan di telinga sang bayi sebagai bentuk doa dan harapan agar kelak tumbuh menjadi anak yang sehat, salehah, serta mendapat keberkahan dari Allah SWT.

Usai mengumandangkan adzan, AKBP Fauzan Arianto juga melantunkan shalawat seraya memanjatkan doa untuk masa depan bayi tersebut.

"Sebagai umat Muslim, kami menyempatkan memberikan adzan dan shalawat. Mudah-mudahan adinda kita diberikan kebermanfaatan oleh Allah SWT serta keberkahan dalam perjalanan hidupnya," ujarnya.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polresta Balikpapan terhadap bayi yang saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Beriman. Selain mendoakan sang bayi, rombongan juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan bayi sebagai bentuk perhatian dan dukungan.

Dalam kesempatan itu, AKBP Fauzan Arianto memastikan kondisi bayi dalam keadaan sehat berkat penanganan medis yang diberikan pihak rumah sakit. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan secara optimal.

Di sisi lain, Wakapolresta Balikpapan menegaskan proses penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut masih terus berlangsung. Kepolisian berkomitmen mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. 

Respon Cepat Laporan Ketua RT 22 Karangjati, Motor Tanpa Pemilik Diamankan ke Mapolsek Balikpapan Utara

Respon Cepat Laporan Ketua RT 22 Karangjati, Motor Tanpa Pemilik Diamankan ke Mapolsek Balikpapan Utara

BALIKPAPAN - Personel Polsek Balikpapan Utara mengamankan sebuah sepeda motor yang terparkir tanpa diketahui pemiliknya selama kurang lebih tujuh hari di Jalan Panorama RT 22, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kamis (23/7/2026).

Sepeda motor yang diamankan merupakan Honda Scoopy berwarna merah dengan nomor polisi KT 4593 VJ. Tindakan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat bersama Ketua RT 22 Karang Jati yang mencurigai keberadaan kendaraan tersebut karena tidak pernah dipindahkan dalam kurun waktu sekitar sepekan.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Rezsa, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif guna mengantisipasi potensi tindak kriminal maupun penyalahgunaan kendaraan yang tidak diketahui kepemilikannya.

"Kami merespons cepat laporan masyarakat terkait adanya sepeda motor yang ditinggalkan dalam waktu cukup lama tanpa diketahui pemiliknya. Kendaraan tersebut kami amankan untuk mencegah kemungkinan penyalahgunaan maupun tindak pidana lainnya. Kami juga mengapresiasi kepedulian warga yang aktif melaporkan hal-hal mencurigakan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujar Kompol Rezsa.

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas pemilik kendaraan tersebut. Polisi juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang merasa memiliki atau mengetahui pemilik sepeda motor tersebut untuk segera menghubungi pihak kepolisian.

"Apabila ada masyarakat yang merasa memiliki atau mengenali pemilik kendaraan ini, kami mengimbau agar segera menghubungi Call Center 110 atau datang langsung ke Mako Polsek Balikpapan Utara dengan membawa dokumen atau bukti kepemilikan yang sah. Informasi dari masyarakat sangat membantu proses identifikasi dan penyerahan kendaraan kepada pemilik yang berhak," tambahnya.

Saat ini, sepeda motor tersebut telah diamankan di Polsek Balikpapan Utara sebagai barang temuan sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut dan verifikasi kepemilikan oleh pemilik yang sah.

Kunjungi RSUD Beriman, Wakapolresta Balikpapan Pastikan Kondisi Bayi Sehat dan Penyelidikan Tetap Berjalan

Kunjungi RSUD Beriman, Wakapolresta Balikpapan Pastikan Kondisi Bayi Sehat dan Penyelidikan Tetap Berjalan

BALIKPAPAN – Polresta Balikpapan memastikan kondisi bayi perempuan yang ditemukan warga beberapa waktu lalu dalam keadaan sehat. Kepastian tersebut diperoleh setelah Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto mewakili Kapolresta Balikpapan mengunjungi RSUD Beriman, Kamis (23/7/2026).

Kunjungan Wakapolresta Balikpapan ke RSUD Beriman tersebut untuk melihat langsung perkembangan kondisi bayi sekaligus memberikan bantuan perlengkapan bayi.

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolresta menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk kepedulian negara terhadap perlindungan hak-hak anak, sekaligus memastikan bayi mendapatkan penanganan medis yang optimal.

"Alhamdulillah, hari ini kami melihat langsung kondisi adinda bayi dalam keadaan sehat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Rumah Sakit Beriman yang telah memberikan pelayanan medis secara optimal sehingga kondisi bayi terus membaik," ujarnya.

Selain memastikan kondisi kesehatan bayi, Wakapolresta juga menyerahkan bantuan berupa paket perlengkapan bayi yang diharapkan dapat membantu kebutuhan selama menjalani perawatan.

Wakapolresta menegaskan, proses penyelidikan dan penyidikan terkait kasus penemuan bayi tersebut masih terus berlangsung. Polisi berkomitmen mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

"Kami memastikan proses penyelidikan dan penyidikan tetap berjalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat diketahui siapa orang tua bayi tersebut dan siapa yang harus bertanggung jawab atas peristiwa ini," katanya.

Wakapolresta juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memberikan informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus. Warga yang mengetahui informasi sekecil apa pun diminta segera menghubungi layanan Call Center Polri 110 dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.

"Kami membuka ruang pengaduan melalui Call Center 110. Apabila ada masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan bayi ini, silakan menyampaikan kepada kami. Identitas pelapor akan kami jaga kerahasiaannya," tutupnya.

22.7.26

Sipropam Polresta Balikpapan Lakukan Pemeriksaan dan Pengecekan Berkala Senpi Dinas Personel

Sipropam Polresta Balikpapan Lakukan Pemeriksaan dan Pengecekan Berkala Senpi Dinas Personel

BALIKPAPAN – Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polresta Balikpapan melaksanakan pengecekan dan pemeriksaan berkala terhadap senjata api (senpi) dinas inventaris yang dipinjam-pakaikan kepada personel Polresta Balikpapan serta personel Polsek jajaran. Kegiatan tersebut berlangsung di lobi Mapolresta Balikpapan sebagai bagian dari pengawasan internal guna memastikan penggunaan senjata api dinas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kasipropam Polresta Balikpapan, AKP Nuryatman, didampingi personel Paminal, Provos, dan Bagian Logistik (Baglog) Polresta Balikpapan.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan pengecekan terhadap kelengkapan senjata api dinas beserta amunisi yang dipinjam-pakaikan, kondisi kebersihan senjata, hingga kelengkapan administrasi berupa surat izin pemegang senjata api dinas.

Selain memastikan kelengkapan administrasi dan kondisi fisik senjata, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan penggunaan senjata api dinas oleh personel telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri.

Kasipropam Polresta Balikpapan, AKP Nuryatman, mengatakan bahwa pemeriksaan berkala merupakan langkah pengawasan yang rutin dilakukan untuk meningkatkan disiplin dan tanggung jawab personel dalam penggunaan senjata api dinas.

"Pengecekan dan pemeriksaan senjata api dinas inventaris ini merupakan bentuk pengawasan internal agar setiap personel yang memegang senjata api selalu mematuhi prosedur, menjaga kelengkapan administrasi, serta merawat senjata dengan baik. Kami ingin memastikan penggunaan senjata api dinas dilakukan secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar AKP Nuryatman.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap personel yang meminjam pakai senjata api dinas menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme pelaksanaan tugas sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan yang dapat merugikan institusi maupun masyarakat.

Melalui pemeriksaan berkala tersebut, Polresta Balikpapan berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan internal sehingga setiap personel yang diberikan kepercayaan memegang senjata api dinas dapat menjalankan tugas secara disiplin, profesional, dan mengedepankan aspek keamanan.

Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim Salurkan 100 Paket Minyak Goreng kepada Warga Gunung Samarinda Baru

Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim Salurkan 100 Paket Minyak Goreng kepada Warga Gunung Samarinda Baru

BALIKPAPAN - Wujud kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Polwan Polda Kaltim bersama Bhayangkari Daerah Kaltim melalui kegiatan sosial berbagi kepada warga di RT 3, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara, Rabu (22/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polwan dari Ditbinmas Polda Kaltim, Polwan Biro Setum Polda Kaltim, serta Bhayangkari Daerah Kaltim membagikan sebanyak 100 bungkus minyak goreng, masing-masing berisi 2 liter, kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kebutuhan pokok warga.

Kehadiran para Polwan dan Bhayangkari tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan warga, mendengarkan aspirasi serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Kaltim untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Selain membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, kegiatan berbagi ini juga diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian sosial, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Melalui sinergi antara Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim, diharapkan semangat gotong royong dan budaya saling membantu dapat terus terpelihara, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kalimantan Timur.

Salah seorang warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polwan Polda Kalimantan Timur dan Bhayangkari Daerah Kaltim atas bantuan minyak goreng yang diberikan kepada warga. 

Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan menjadi bukti bahwa Polri selalu hadir serta peduli terhadap masyarakat. Semoga seluruh personel diberikan kesehatan, kelancaran dalam bertugas, dan terus menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang semakin dicintai rakyat," ungkapnya.

Polsek Balikpapan Timur Buru Para Pelaku Pengeroyokan di Rusunawa RT 04 Manggar Baru

Polsek Balikpapan Timur Buru Para Pelaku Pengeroyokan di Rusunawa RT 04 Manggar Baru

BALIKPAPAN - Seorang pengemudi online menjadi korban dugaan pengeroyokan saat berupaya melerai perkelahian yang melibatkan sejumlah remaja di kawasan Persatuan/Rusunawa RT 04, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 23.52 WITA. Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut. Saat ini, kasus masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur.

"Laporan telah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Personel sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap identitas para pelaku," ujar AKP M. Chusen, Rabu (22/7).

Berdasarkan keterangan korban berinisial K.A., saat kejadian ia melihat sejumlah remaja terlibat perkelahian di sekitar kawasan Rusunawa Manggar Baru. Dengan niat melerai dan mencegah situasi semakin memanas, korban berusaha memisahkan para remaja tersebut.

"Namun, upaya tersebut justru berujung pada aksi kekerasan terhadap korban. Salah seorang pelaku diduga memukul kepala korban menggunakan sepotong kayu, sementara beberapa pelaku lainnya melakukan pemukulan dan tendangan secara bersama-sama," lanjut M Chusen.

Lanjutnya lagi, akibat insiden tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Balikpapan Timur untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Keterangan korban diperkuat oleh seorang saksi berinisial S.W. yang menyatakan melihat korban berusaha melerai perkelahian, namun kemudian menjadi sasaran pengeroyokan oleh beberapa orang yang belum diketahui identitasnya. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

"Hingga saat ini, identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan. Kami terus melakukan pendalaman melalui pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, serta penelusuran berbagai informasi yang dapat mengarah kepada para pelaku," tutupnya.

AKP M. Chusen juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk membantu mempercepat proses pengungkapan kasus serta penegakan hukum.

Asal SEO

Kriminal

[Kriminal][recentbylabel2]

Polisi Wanita

[Polisi Wanita][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done